Arsenal mencatatkan kemenangan bersejarah dengan mengalahkan PSV Eindhoven 7-1 dalam pertandingan tandang babak 16 besar Liga Champions. Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah mereka ke perempat final, tetapi juga memecahkan beberapa rekor penting dalam sejarah kompetisi.
Sejak awal pertandingan di Stadion Philips, Arsenal menunjukkan dominasi mereka. Jurrien Timber membuka skor pada menit ke-18, diikuti oleh gol dari Ethan Nwaneri tiga menit kemudian. Mikel Merino menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-31. Meskipun PSV sempat memperkecil ketertinggalan melalui penalti Noa Lang sebelum jeda, Arsenal kembali menggebrak di babak kedua. Kapten Martin Ødegaard mencetak gol keempat hanya satu menit setelah babak kedua dimulai, disusul oleh gol Leandro Trossard pada menit ke-48. Ødegaard menambah gol keduanya pada menit ke-73, dan Riccardo Calafiori menutup pesta gol dengan gol ketujuh lima menit menjelang akhir pertandingan.
Kemenangan ini menandai beberapa pencapaian bersejarah bagi Arsenal. Mereka menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang mencetak tujuh gol tandang di babak gugur. Selain itu, ini adalah kemenangan tandang terbesar Arsenal dalam kompetisi Eropa, melampaui rekor sebelumnya saat mengalahkan Standard Liège 7-0 pada tahun 1993.
Manajer Mikel Arteta memuji performa timnya, menyebut malam itu sebagai “malam spesial” dan berharap kemenangan ini dapat menjadi momentum positif untuk pertandingan selanjutnya, termasuk laga penting melawan Manchester United di Liga Premier.
Dengan kemenangan gemilang ini, Arsenal tidak hanya menunjukkan kualitas mereka di kancah Eropa tetapi juga mengirim pesan kuat kepada para pesaing bahwa mereka adalah tim yang harus diperhitungkan dalam perburuan gelar Liga Champions musim ini.