Fenomena Gerhana Bulan Total Pekan Ini: Apakah Indonesia Bisa Menyaksikannya?

Jakarta – Langit malam pekan ini akan dihiasi oleh fenomena astronomi yang menakjubkan, yakni Gerhana Bulan Total (GBT). Peristiwa langka ini diprediksi akan terjadi pada tanggal 14 Maret 2025, di mana bulan akan sepenuhnya tertutup bayangan bumi dalam fase totalitas. Namun, muncul pertanyaan: apakah Indonesia berkesempatan menyaksikan gerhana bulan ini?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta berbagai lembaga astronomi dunia telah mengonfirmasi bahwa gerhana ini akan terlihat di beberapa wilayah di dunia, termasuk sebagian besar Amerika Utara, Samudra Pasifik, dan sebagian Asia Timur. Sayangnya, untuk Indonesia, pengamatannya akan terbatas atau bahkan tidak bisa disaksikan di beberapa daerah.

Jadwal dan Jalur Gerhana Bulan Total

Menurut data dari NASA dan BMKG, gerhana bulan total ini akan berlangsung dalam beberapa fase, yaitu:

  • Gerhana Penumbra: 12.00 WIB
  • Gerhana Sebagian: 13.15 WIB
  • Gerhana Total: 14.30 WIB
  • Puncak Gerhana: 14.55 WIB
  • Akhir Gerhana Total: 15.20 WIB
  • Akhir Gerhana Sebagian: 16.35 WIB
  • Akhir Gerhana Penumbra: 17.50 WIB

Berdasarkan jadwal di atas, waktu puncak gerhana terjadi pada siang hari waktu Indonesia, yang berarti pengamatan langsung dengan mata telanjang akan sulit dilakukan karena bulan belum terbit di sebagian besar wilayah Indonesia.

Wilayah Indonesia yang Berpeluang Menyaksikan Gerhana

Meskipun gerhana ini lebih optimal untuk disaksikan di wilayah Samudra Pasifik, Amerika, dan Asia Timur, beberapa daerah di Indonesia bagian timur berpotensi bisa melihat bagian akhir dari fenomena ini saat matahari mulai terbenam.

Wilayah yang berpotensi menyaksikan gerhana bulan, meskipun dalam durasi singkat, antara lain:

  • Papua dan Papua Barat
  • Maluku dan Maluku Utara
  • Sebagian Nusa Tenggara Timur (NTT)

Di wilayah ini, fase akhir gerhana bulan sebagian mungkin bisa terlihat saat bulan mulai muncul di ufuk timur setelah matahari terbenam.

Mengapa Indonesia Tidak Kebagian Gerhana Secara Utuh?

Gerhana bulan total terjadi ketika bumi berada di antara matahari dan bulan, sehingga bayangan bumi sepenuhnya menutupi permukaan bulan. Namun, karena perbedaan zona waktu dan posisi geografis, tidak semua wilayah di dunia bisa menyaksikannya secara optimal.

Kali ini, jalur utama gerhana berada di belahan bumi yang mengalami malam hari saat fase totalitas terjadi, yaitu wilayah Samudra Pasifik, Amerika Utara, dan Asia Timur. Indonesia yang berada di zona waktu berbeda baru memasuki sore hari, sehingga gerhana terjadi ketika bulan masih berada di bawah cakrawala.

Fenomena Gerhana Bulan Berikutnya yang Bisa Disaksikan di Indonesia

Bagi masyarakat Indonesia yang kecewa karena tidak bisa menyaksikan gerhana pekan ini, jangan khawatir. Berikut adalah beberapa fenomena gerhana bulan yang akan datang dan dapat terlihat di Indonesia:

  • Gerhana Bulan Sebagian – 7 September 2025 (Dapat diamati di seluruh Indonesia)
  • Gerhana Bulan Total – 3 Maret 2026 (Dapat diamati di sebagian wilayah Indonesia)
  • Gerhana Bulan Total – 31 Desember 2028 (Dapat diamati secara penuh di Indonesia)

Cara Mengamati Gerhana Bulan (Jika Beruntung Bisa Terlihat di Wilayah Timur Indonesia)

Bagi masyarakat di wilayah Indonesia bagian timur yang berpeluang menyaksikan bagian akhir gerhana, berikut beberapa tips pengamatan:

  1. Cari Lokasi dengan Pandangan Langit yang Luas
    • Pastikan tempat yang dipilih memiliki cakrawala timur yang tidak terhalang gedung atau gunung, karena bulan akan muncul rendah di ufuk.
  2. Gunakan Aplikasi Astronomi
    • Aplikasi seperti SkySafari, Stellarium, atau Star Walk bisa membantu menentukan posisi bulan saat gerhana berlangsung.
  3. Gunakan Teleskop atau Binokular
    • Jika gerhana bisa terlihat, teleskop atau binokular akan membantu melihat perubahan warna pada permukaan bulan dengan lebih jelas.
  4. Ikuti Live Streaming
    • Bagi wilayah yang tidak kebagian gerhana, beberapa observatorium dan lembaga astronomi seperti NASA atau BMKG biasanya menyediakan siaran langsung gerhana yang bisa diakses secara online.

Kesimpulan

Gerhana Bulan Total yang akan terjadi pekan ini tidak dapat disaksikan secara penuh di Indonesia, terutama di wilayah barat dan tengah. Namun, masyarakat di Indonesia bagian timur berpeluang melihat fase akhirnya saat matahari mulai terbenam.

Untuk pecinta astronomi, tetaplah menantikan fenomena gerhana bulan berikutnya yang bisa lebih optimal diamati di Indonesia. Sementara itu, berbagai platform live streaming bisa menjadi alternatif untuk menyaksikan keindahan gerhana bulan total ini secara virtual.